Kasokandel – Upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan menekan serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) terus dilakukan oleh petani di wilayah Desa Kasokandel. Salah satunya melalui kegiatan Gerakan Pengendalian OPT padi yang dilaksanakan oleh Gapoktan Mawar di Blok Cigobang, Senin (20/04/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menjaga ketahanan pangan desa, khususnya komoditas padi yang merupakan sumber utama penghidupan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, para petani mendapatkan dukungan berupa bantuan obat pertanian dari Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Majalengka, yang kemudian dimanfaatkan secara kolektif untuk pengendalian hama secara serentak.
Pelaksanaan kegiatan turut didampingi oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat, Ade Sutani, yang memberikan arahan teknis kepada para petani terkait dosis penggunaan, waktu aplikasi, serta metode penyemprotan yang tepat agar hasilnya maksimal dan tetap aman bagi lingkungan.
Salah satu inovasi yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah penggunaan drone pertanian sebagai alat penyemprot. Teknologi ini dinilai sangat membantu karena mampu menjangkau area yang luas dalam waktu singkat, serta menghasilkan penyemprotan yang lebih merata. Selain itu, penggunaan drone juga mengurangi risiko paparan langsung petani terhadap bahan kimia.
Menurut keterangan para petani, penggunaan drone sangat efektif terutama pada kondisi lahan yang luas dan sulit dijangkau secara manual. Dalam waktu yang relatif singkat, area persawahan yang luas dapat disemprot secara efisien, sehingga pengendalian OPT dapat dilakukan tepat waktu sebelum hama berkembang lebih luas.
Ade Sutani menambahkan bahwa gerakan pengendalian OPT harus dilakukan secara serempak dan terkoordinasi agar hasilnya optimal. Ia juga mengingatkan pentingnya penerapan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT), yaitu mengombinasikan berbagai metode pengendalian agar lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
“Dengan adanya bantuan sarana dari pemerintah serta dukungan teknologi seperti drone, kami berharap petani semakin terbantu dalam menjaga tanamannya. Harapannya tentu produksi padi meningkat dan kesejahteraan petani juga ikut terangkat,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi bagi petani untuk mengenal teknologi pertanian modern. Diharapkan ke depan, penggunaan alat-alat berbasis teknologi seperti drone dapat semakin meluas di kalangan petani Desa Kasokandel.
Dengan adanya sinergi antara petani, pemerintah, dan penyuluh pertanian, Gerakan Pengendalian OPT ini diharapkan mampu menekan serangan hama secara signifikan serta menjaga stabilitas hasil panen. Desa Kasokandel pun terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertanian maju, mandiri, dan modern.